Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sastra. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 Februari 2014

Sajak Demonstran (puisi untuk kawanku)

Oleh : Muji Suseno

dituang Ibuku do'a-do'a
ke dalam cawan-cawan merah
di atas api kekalahan membara
memercik-mercik
berubah menjadi aku,
perlawanan

Selasa, 25 Februari 2014

Cerita Tentang Seorang Pelacur dan Rumah Perzinahan.


Oleh : Yazfi Alam Al-haq (cak Yasfi)
          Incunabula Institute.

Nuun, wal qolami wa maa yasthurun.

aku pernah terhenyak mendengar seorang komedian yang berbicara tentang negara. Dalam sebuah acara stand up comedi, dia berusaha memparodikan sebagai seseorang yang sedang menunggang motor. Dia saat itu mengibaratkan sebuah motor yang disebutnya negara. Dimana sebuah negara dipacu untuk mencapai titik tertentu, dan ketika terjadi kerusakan maka semestinya “motor” tersebut diserahka kepada ahlinya. Analogi sederhana memang tak cukup untuk menjelaskan secara mendalam namun buatku sudah cukup mengena.